Aci berasal dari bahasa Sunda, sebutan untuk olahan singkong yang dijadikan tepung. Masyarakat juga memanggil olahan singkong tersebut dengan tepung tapioka atau tepung kanji. Aci memiliki bentuk serbuk berwarna putih. Tekstur yang dimiliki yaitu kesat, ringan, dan mudah melekat bila dicampur dengan air. Tepung ini sangat mudah ditemui di sekitar kita.
Bahan pembuatan aci berasal dari pati ubi kayu, terutama yang terkumpul di dalam sel-sel akar singkong. Proses pembuatan tepung ini tidaklah sulit. Umbi singkong dikupas, dicuci, dan diparut terlebih dahulu. Hasil parutan kemudian digilas lagi, dicampur dengan air dan diperas, sehingga butir-butir patinya keluar dan terbawa air. Setelah disaring untuk memisahkan sisa-sisa ampas, air bercampur pati singkong tersebut kemudian didiamkan sehingga patinya mengendap. Airnya kemudian dibuang dan endapan patinya dijemur hingga kering menjadi tepung.